Langsung ke konten utama

Tanah Bergerak Landa Desa Padasari, Ratusan Warga Terdampak



Bencana tanah bergerak kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tegal. Kali ini, Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, menjadi lokasi terdampak akibat pergerakan tanah yang dipicu oleh hujan lebat pada Senin, 2 Februari 2026. 🌧️

Hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sejak pukul 14.00 WIB, dan sekitar pukul 19.00 WIB, warga mulai merasakan pergerakan tanah yang berdampak pada permukiman serta infrastruktur desa. Hingga Selasa, 3 Februari 2026 pukul 12.00 WIB, kondisi tanah masih bergerak sehingga kewaspadaan terus ditingkatkan.

Wilayah dan Dampak Bencana

Peristiwa ini berdampak pada beberapa wilayah permukiman, meliputi RW 01 hingga RW 04 di Desa Padasari, termasuk Dukuh Tigasari dan Dukuh Padarek. Tercatat sebanyak 104 rumah terdampak, dengan 150 KK atau sekitar 470 jiwa merasakan langsung dampaknya.

Tidak hanya rumah warga, bencana ini juga menyebabkan kerusakan pada:

  • πŸ›£️ Jalan desa dan jalan kabupaten di 3 titik

  • πŸŒ‰ 1 jembatan desa

  • πŸ’§ 1 bendung irigasi

  • πŸ•Œ 1 mushola

  • 🏫 Sejumlah fasilitas pendidikan

  • πŸ₯ Polindes Padasari

Upaya Penanganan dan Pengungsian

Pemerintah Desa Padasari bersama BPBD Kabupaten Tegal, TRC-PB, TNI, Polri, serta unsur terkait bergerak cepat melakukan asesmen dan penanganan darurat. Sebagian warga telah mengungsi ke SD Negeri 01 Padasari, sementara posko lapangan didirikan di Balai Desa Padasari.

Pemerintah daerah juga menetapkan langkah-langkah strategis, antara lain rencana penetapan masa tanggap darurat 14 hari, pembentukan dapur umum, pendataan kerusakan rumah dan infrastruktur, serta pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi.

Kesiapsiagaan dan Harapan

Mengingat pergerakan tanah masih berlangsung, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Koordinasi lintas sektor terus dilakukan agar penanganan bencana berjalan efektif dan bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran. 🚨

Bencana ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya di wilayah rawan pergerakan tanah.


Postingan populer dari blog ini

Penanaman 100 Pohon bertempat di SMA Negeri 1 Margasari

  🌱 Penanaman 100 Pohon πŸ“ SMA Negeri 1 Margasari πŸ—“ Jumat, 10 April 2026 Kegiatan penanaman melibatkan siswa, guru, komite sekolah, penyuluh kehutanan, dan KTH binaan. 🌿 Tujuan: ✅ Persiapan Program Adiwiyata 2026–2030 ✅ Edukasi kepedulian lingkungan ✅ Pembelajaran kewirausahaan berbasis konservasi 🌳 100 bibit ditanam (durian, mahoni, ketapang, dll) dari pembibitan swadaya & KTH. πŸ“Œ Tindak lanjut: pendampingan teknis, rencana MOU, serta pengembangan usaha ramah lingkungan (jamur tiram, kompos, biopori). Langkah kecil, dampak besar untuk masa depan πŸŒπŸ’š #Adiwiyata #PeduliLingkungan #Penghijauan #Kehutanan #SekolahHijau @widi_artanto @dlhkprovjateng

Persiapan Rehabilitasi Mangrove “Mageri Segoro” di CDK Wilayah V: Sinergi Menjaga Pesisir Pemalang

Dalam rangka mendukung pelestarian ekosistem pesisir, CDK Wilayah V menggelar kegiatan sosialisasi dan persiapan pelaksanaan rehabilitasi mangrove “Mageri Segoro” pada Kamis, 7 Agustus 2025 , bertempat di OISCA, Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang . Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam gerakan bersama menyelamatkan hutan mangrove melalui rehabilitasi kawasan pesisir yang terdampak abrasi dan degradasi lingkungan. Sosialisasi melibatkan berbagai pihak mulai dari unsur pemerintahan, masyarakat pesisir, organisasi lingkungan, hingga pemuda lokal. Melalui program Mageri Segoro , CDK Wilayah V menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi keberlanjutan lingkungan. Harapannya, kegiatan rehabilitasi ini tidak hanya menanam mangrove, tetapi juga menanam kesadaran dan kepedulian terhadap ekosistem pesisir. Dengan semangat gotong royong, mari kita jaga pesisir, pulihkan alam, dan wariskan lingkungan yang lestari untuk generasi mendatang.

Pendampingan PKSM Desa Cikuya, Kec. Banjarharjo, Kab. Brebes dalam budidaya anggur

  ✨ Pendampingan PKSM Desa Cikuya, Kec. Banjarharjo, Kab. Brebes dalam budidaya anggur πŸ‡ 🌿 10 September 2025 sebagai upaya pemberdayaan petani dan peningkatan ekonomi lokal 🌱πŸ’ͺ #BudidayaAnggur #PertanianModern @widi_artanto @dlhkprovjateng