Alam adalah sumber kehidupan yang tak ternilai. Dari pepohonan kita mendapatkan udara bersih, dari tanah kita memperoleh kehidupan, dan dari air kita menjaga keberlangsungan masa depan. Kesadaran inilah yang melatarbelakangi kegiatan penanaman bertema “Menanam Tanggung Jawab di Sumber Kehidupan” yang akan dilaksanakan pada Sabtu–Minggu, 14–15 Februari 2026 di Bukit Rimpak Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.
Bukit Rimpak Guci dikenal sebagai kawasan yang memiliki potensi alam luar biasa sekaligus peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam nilai kepedulian, kebersamaan, dan tanggung jawab terhadap kelestarian alam.
Penanaman pohon bukan sekadar simbolis. Setiap bibit yang ditanam adalah investasi jangka panjang bagi bumi. Akar yang tumbuh akan membantu menjaga kestabilan tanah, daun yang berkembang akan menghasilkan oksigen, dan pohon yang besar kelak menjadi penopang ekosistem bagi generasi mendatang. Inilah makna sesungguhnya dari menanam tanggung jawab — menjaga sumber kehidupan agar tetap lestari.
Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antar peserta. Dengan semangat gotong royong, setiap individu berkontribusi nyata untuk lingkungan. Kebersamaan di tengah alam terbuka menjadi pengingat bahwa menjaga bumi adalah tugas bersama, bukan hanya tanggung jawab segelintir pihak.
Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti pada dua hari pelaksanaan saja. Semangatnya diharapkan terus tumbuh dalam keseharian: menjaga kebersihan, mengurangi sampah, serta terus peduli terhadap kelestarian alam sekitar. Karena pada akhirnya, masa depan yang hijau dimulai dari langkah kecil yang kita lakukan hari ini.
Mari bersama menanam, menjaga, dan merawat. Karena ketika kita menanam tanggung jawab, kita sedang menumbuhkan harapan bagi kehidupan. ๐ฑ๐๐
